
Kecelakaan tunggal menimpa satu unit truk Hino bernomor polisi B 9336 FFU di Jalan Raya Lingkar Gentong, tepatnya di Kampung Cingere, Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, pada Selasa (20/10/2026) pagi.
Truk tangki pengangkut gas oksigen itu ididuga mengalami kegagalan sistem pengereman hingga hilang kendali, terguling, dan jatuh terperosok ke dalam tebing setinggi kurang lebih 10 meter.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Devi Budi Radiansyah, membenarkan adanya insiden kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya tersebut.
"Kendaraan datang dari arah Barat (Malangbong) menuju Timur (Ciawi). Saat melintasi jalan menurun dan menikung ke kanan, diduga kendaraan gagal melakukan pengereman sehingga hilang kendali, lalu terguling dan terperosok ke jurang," ujar Devi.
Truk tersebut dikemudikan oleh Rahmat Tri Wahyono (42), seorang sopir asal Bekasi Barat, dengan membawa penumpang bernama Agus Deni (34), warga Sumedang.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, pengemudi beserta penumpangnya mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Petugas kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta menginterogasi saksi-saksi di sekitar lokasi.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan goresan di permukaan jalan, serta serpihan komponen kendaraan.
Saat petugas tiba di lokasi, pengemudi dan penumpang telah dievakuasi, sedangkan kendaraan truk dalam kondisi rusak masih berada di lokasi untuk proses evakuasi lebih lanjut.
Petugas imbau para pengguna jalan yang melintasi jalur rawan kecelakaan Lingkar Gentong untuk selalu memeriksa kelaikan kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melakukan perjalanan. Sebagaimana diketahui turunan dan tikungan ke kanan di Kampung Cingere itu merupakan titik rawan kecelakaan. Berulang kali kecelakaan terjadi di titik tersebut.
Salah seorang warga, Aip (45) mengaku sempat kaget ketika truk tangki itu mengeluarkan asap putih tebal. "Sepertinya langsung bocor isi tangkinya, kita takutnya gas LPG, tapi ternyata bukan. Sehingga kami pun akhirnya berani mendekat untuk menolong sopir," kata Aip.
Anda menyukai artikel ini

Jadilah yang pertama berkomentar di sini